KOMPLEKS MAKAM RADEN PANJI MARGONO

Makam Raden Panji (R.P.) Margono terletak di desa Dorokandang, Kecamatan Lasem. Di kompleks pemakaman ini dimakamkan pula seorang tokoh yang bernama Ki Moersodo dan istrinya yang menurut cerita merupakan pengawal R.P.Margono. Menurut cerita dalam kitab Sabda Badra Santi R.P.Margono adalah seorang putra tertua dari Adipati Lasem Pangeran Tejokusumo V. Sebagaimana ayahnya ia memiliki sikap tidak senang kepada Sunan Pakubuwono I yang berpihak kepada Kompeni Belanda. Oleh karena itu ketika ayahnya wafat ia tidak mau menjadi adipati Lasem. Ia tidak senang menjadi pejabat tetapi lebih memilih sebagai orang kebanyakan yaitu sebagai petani dan berdagang dengan orang-orang Cina di Lasem dan sekitarnya.

Dengan sikap dasar seperti inilah ketika terjadi pengungsian besar-besaran orang-orang Cina dari Belanda ke Lasem pada tahun 1741 ia membantu pimpinan orang Cina di Lasem yang bernama Tumenggung Widyaningrat (Oei Ing Kiat) untuk membantu para pengungsi Cina dari Batavia. Dengan tokoh Cina inilah R.P.Margono mengorganisir rencana untuk melakukan perlawanan terhadap Kompeni bersama orang-orang Cina di Lasem. Rencana perlawanan ini juga dibantu seorang juragan Cina yang kaya yaitu Tan Ki Wie. Bahkan R.P.Margono ini dalam melakukan perlawanan terhadap Kompeni dengan menyamar sebagai orang Cina dengan nama Tan Pan Ciang. Akhirnya dengan kerjasama yang baik antara laskar Cina dengan orang-orang pribumi, mereka bisa menghancurkan tangsi Kompeni di Rembang pada tanggal 21 Juli 1741. Namun demikian setelah mendapatkan bantuan tentara dan persenjataan lengkap dari Semarang akhirnya perlawanan ini dapat dikalahkan oleh Belanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *