KARASTERISTIKBATIK LASEM.

Komunitas Campa perintis batik Lasem membuat batik dengan ragam hias dan warna sesuai dengan akar budayanya yaitu budaya Campa yang dipengaruhi budaya China. Kebudayaan dan kepercayaan China kuno sangat kaya akan simbol-simbol yang tertera pada hampir semua benda pakai dalam kehidupan sehari-hari misalnya :

a)      Ukiran dan lukisan pada bangunan dan perabot rumah tangga

b)      Barang – barang dekorasi rumah

c)      Barang – barang keramik

d)      Sulaman pada pakaian dan benda lain dari kain.

Simbol-simbol ini mempunyai arti philosofis dan daya magis simpatik yang diharapkan dapat merangsang orang yang melihat. Terkait dengan sejarah di atas, maka motof batik Lasem tidak terlepas dengan warna dan ornament khas masyarakat Cina. Motif batik itu diantaranya adalah: motif dengan mata uang, bunga seruni, burung hong, atau kisah percintaan sampek-engtay, juga ada motif dari jogjakarta ataupun surakarta seperti kawung, udan riris ataupun parang, dll. Batik Lasem yang memiliki ciri khas warna merah darah ayam yang tidak bisa ditiru oleh para pembatik di luar Lasem.

Kekhasan batik Lasem yang lain adalah pada penamaan desain batik (Batiks design), yang mengacu pada tata warna pada batik tersebut, misalnya motif  Bang-bangan (dari kata Jawa: abang yang artinya merah), yaitu batik dengan latar/ dasar putih dengan ragam hias merah atau sebaliknya, Kelengan (dari kata Jawa: keleng yang artinya hitam atau kehitaman, Bang biru (dari kata Jawa: abang dan biru), Bang-biru-ijo (dari kata Jawa: abang, biru, ijo, yang artinya merah, biru, dan hijau).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *