Konservasi Hutan

PERSOALAN HUTAN DEWASA INI

Penyebab kerusakan hutan:

  • Eksploitasi Sumberdaya Hutan Yang Irasional
  • Penebangan Yang Tidak Diikuti Upaya Reklamasi
  • Penggunaan Lahan Yang Tidak Mengikuti Konservasi Tanah Dan Air
  • Penggunaan Hutan Dan Lahan Belum Mengikuti Pola Tata Ruang, Fungsi Kawasan

hutan

hutan1

hutan2

Luas lahan kritis di Kabupaten Rembang, hasil Identifikasi dan Inventarisasi BPDAS Pemali Jratun Tahun 2009

Sangat Kritis Kritis Agak Kritis Potensial Kritis
395,49 Ha 2.019,78 Ha 7.683,23 Ha 12.865,83 Ha

hutan3

 

 

GAMBARAN KONDISI TEKANAN GN. LASEM

hutan4

PENANGANAN.

Kegiatan Vegetatif

  • Pengembangan Hutan Rakyat
  • Agroforestry
  • Penanaman hutan mangrove
  • Penanaman Green Belt sekitar embung
  • Pelestarian Sumber Mata Air

Kegiatan Sipil Teknis

  • Pembuatan Sumur Resapan
  • Pembangunan Embung
  • Pembangunan Dam Penahan dan Pengendali
  • Pembuatan Gully Plug (adalah bendungan kecil yang lolos air yang dibuat pada parit-parit melintang alur parit dengan konstruksi batu, kayu atau bambu).
  • Rehab Teras

Perlu Upaya Rehabilitasi Hutan Dan Lahan

hutan5

hutan6

Beberapa pengertian:

  • Agroforestry adalah penggunaan lahan terpadu yang memiliki aspek sosial dan ekologi, dilaksanakan mwlalui pengkombinasian pepohonan dengan tanaman pertanian atau ternak baik secara bersama-sama ataupun bergiliran.
  • Penanaman Green Belt sekitar embung adalah menyambungkan konsep taman dengan embung, sehingga dapat menjadi tempat rekreasi.
  • Konservasi tanah adalah serangkaian strategi pengaturan untuk mencegah erosi tanah dari permukaan bumi atau terjadi perubahan secara kimiawi atau biologi akibat penggunaan yang berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *