GOA PASUCEN

Goa PasucenBila Anda sampai kota Rembang sempatkanlah untuk mengunjungi  wisata Gua Joglo, Jagung dan Temanten. Goa – goa ini terletak desa Pasucen Kec. Gunem Kab. Rembang petak 95b RPH Timbrangan BKPH Kebon KPH Mantingan, sekitar 15 km dari kota Rembang.

Tidak ada yang tahu kapan Goa ini ditemukan, namun menurut cerita goa itu sudah ada sejak dulu. Menurut legenda yang dipercaya masyarakat sampai sekarang, dulu terjadi pertempuran antara Sunan Bonang dan Bancak Ngilo, pertempuran itu begitu sengit hingga pada akhirnya Bacak Ngilo kalah dan lari tersembunyi di desa pasucen. Sunan Bonang mencari sampai ke tempat tersebut yaitu desa Pasucen.

Goa PasucenKebetulan saat itu ada satu rumah joglo yang sedang ada acara mantenan di tengah-tengah kebun jagung. Beberapa kali Sunan Bonang bertanya kepada orang-orang yang mengadakan pesta tentang keberadaan Bancak Ngilo. Tidak ada seorangpun dari mereka yang menjawab pertanyaan Sunan Bonang sehingga. Sunan Bonang marah besar, maka dikutuklah seluruh tempat itu menjadi goa, seperti yang kita kenal sekarang yaitu Goa Joglo, Temanten dan Jagung. Ketiga goa tersebut ada di desa Pasucen. Oleh karenanya disebut Goa Pasucen.

 

Dulu juga terdapat beberapa arca yang menyerupai sepasang pengantin namun sayang saat ini kondisinya sudah rusak karena kurang perawatan. Padahal dengan potensi yang ada goa-goa tersebut bisa menjadi salah satu obyek wisata alternatif selain tempat wisata lain yang ada di Kab. Rembang. untuk itu tentunya pihak- pihak yang terkait perlu terlibat dalam pengelolaan obyek wisata tersebut sehingga bisa diandalkan untuk menarik wisatawan baik asing maupun domestik.

 

Goa yang didominasi dengan dinding yang berwarna putih tulang ini berada di Desa Pasucen. Kecamatan Gunem yang berjarak dari Kota Rembang sekitar 30 kilometer. Untuk sampai ke lokasi harus melewati kawasan hutan sepanjang 10 kilometer. Kawasan objek wisata tersebut memiliki areal luas sekitar 13,5 hektare, milik Perum Perhutani Mantingan dan sebagian milik Perum Perhutani Kebonharjo. Di kawasan objek wisata alam tersebut juga terdapat goa jagung, goa penganten, dan goa joglo yang memiliki keunikan sendiri. Goa pasucen ini merupakan tempat persembunyian Blancak Ngilo, pada saat bermusuhan dengan Sunan Bonang.

Gua Nganten

Goa PasucenJelajah alam memang mengasyikkan, terutama melihat pemandangan alami sebuah gua karena pesona stalaktit dan stalakmit yang indah dan unik yang ada di dalam gua. Untuk mencapai lokasi gua, pengunjung harus menempuh perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer dari Kota Rembang menuju Desa Pasucen, Kecamatan Gunem, melalui kawasan hutan sepanjang 10 kilometer.

Kawasan objek wisata tersebut memiliki luas areal sekitar 13,5 hektare milik Perum Perhutani Mantingan dan sebagian Perhutani Kebonharjo. Di kawasan tersebut juga terdapat sejumlah goa alam yang berada di tengah hutan jati, seperti goa jagung dan gua joglo, selain goa nganten yang masing-masing mempunyai keunikan tersendiri.

Di sekitar objek tersebut terdapat telaga dan air terjun setinggi 22 meter. Peluang investasi di kawasan objek wisata tersebut juga cukup menjanjikan, mengingat terdapat fasilitas kegiatan perkemahan, pemandian alam, olahraga dayung/bersampan, usaha penginapan, rumah makan, dan hiburan umum.

http://www.alvarentcar.com/wisata/rmb.php

http://www.rembang.info/2015/02/goa-nganten-macan-jagung-di-pasucen.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *