Sekilas Potensi

SEKILAS  POTENSI  DAERAH  REMBANG

Kabupaten Rembang memiliki 14 kecamatan, enam diantaranya wilayah pantai. Bagian wilayah selatan merupakan perbukitan. Banyak potensi lokal yang dimiliki oleh Rembang diantaranya adalah: potensi laut dengan produk yang mengikutinya, seperti terasi, ikan asin, petis,  ikan kalengan, hasil kerajinan, garam, dll. Keberadaan mangrove dan keindahan laut, dapat dijadikan potensi wisata alam yang mempesona. Berbagai potensi perlu dilibatkan, melalui sinergitas baik pemerintah,  masyarakat, juga potensi-potensi SDM (Sumber Daya Manuisa) diluar Rembang yang memiliki kemampuan, dan kepedulian yang tinggi. Taman Kartini Rembang dengan nilai sejarahnya  menjadi pusat rekreasi. Pantai Binangun yang konon menurut sejarah ada hubungannya dengan pendaratan Cheng Hoo. Tempat Pelelangan Ikan dengan potensi di sebelah kirinya terbentang sungai, dapat ditata sedemikian artistiknya sebagai tempat wisata. Mangrove di kecamatan kaliori, dijadikan wisata study lapangan, melalui berbagai kerjasama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Memajukan suatu wilayah, tidak harus dengan cara mendatangkan investor. Kerjasama lintas instansi, optimalisasi potensi lokal, kapasitas ilmuwan, pengusaha, dapat diajak berkontribusi tentang kemajuan Rembang.

Potensi perbukitan, seperti gukung kajar dengan pencitraannya yang kental nuansa  Budhawi. Air pegunungan lebih dioptimalkan untuk kepentingan orang banyak, melalui  teknologi pengolahan minimun yang bernuansa wisata. Perbukitan disebelah pantai bonang, dapat didesain sebagai arena wisata yang kental dengan sejarah, terutama perbukitan sujudan (Sunan Bonang). Pegunungan kapur di kecamatan Pamotan, dapat dijadikan wisata ilmiah, melalui kerjasama dengan Perguruan Tinggi.  Gunung Bugel (gunung Lasem) sarat dengan dongengnya.

Batik Lasem dengan aura warna merahnya yang khas. Produk kerudung, ketrampilan bordir, dan payet  banyak berkembang di kecamatan Sedan. Tumbuhan kawis dengan rasa yang khas, dapat diolah dengan berbagai ketrampilan teknologi tepat guna untuk usaha kecil dan menengah, demikian pula dengan buah mangga. Makanan khas lontong Tuyuhan yang dijadikan sebagai wisata kuliner.

Potensi Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Rembang, dapat ditingkatkan kualitas para santrinya, dengan berbagai ketrampilan yang sarat muatan lokal. Kapasitas Kyai, sebagai mitra untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Rembang. Potensi Sekolah/Madrasah, melalui pembelajaran yang memanfaatkan potensi lokal, dapat diberikan sejak dini, sebagai konsep pembelajaran mandiri yang berbasis KBK. Guru dituntut kreatif dan inovatif. Seperti proses pembuatan garam (Kimia), cara membuat batik (Seni), kondisi habitat laut (Biologi), perjananan Cheng Hoo (sejarah), dll. Berbagai ketrampilan dapat diberikan pada kelompok PKK. Peran ormas (Muhammadiyah, NU, ‘Aisyiyah, dll) lebih banyak dilibatkan, karena semangat (Ghirohnya) yang tinggi. Pencitraan potensi lokal melalui berbagai sasaran juga perlu digalakkan, seperti pemakaian seragam batik Lasem dapat lebih diperluas jangkauan pemakaiannya. Perlu untuk digaris bawahi adalah: jika kita merasa tidak memiliki kemampuan, maka selamanya kita tidak pernah jadi orang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *