Batu Kapur

Batu kapur/batu gamping (Bahasa Inggris: limestone) adalah sebuah batuan sedimen yang kaya akan mineral calcite (CaCO3/ kalsium carbonate). Batuan ini terbentuk pada lingkungan pengendapan laut berupa terumbu atau secara klastik. Sumber utama dari calcite ini adalah organisme laut.

 

Batu kapur/batu gamping merupakan salah satu batuan sedimen yang kaya akan kandungan kalsium karbonat. Batuan ini terbentuk pada lingkungan pengendapan laut berupa terumbu atau secara klastik. Tahun 2009 jumlah luas lahan batu kapur  yang berijin di wilayah kabupaten Rembang sebesar 54,55 Ha atau 0,51 % dari sisa jumlah luas 10.680,45 Ha atau 99,49%.

 

 

Kegunaan.

Potensi batu kapur, belum di manfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar, padahal kegunaan kapur sangatlah luas seperti pada industri peleburan logam (digunakan sebagai fluks), industri semen dan gula, bahan bangunan, penetral keasaman tanah, pembuatan pupuk organik, pengolahan air bersih serta untuk menetralisir air yang mengandung CO2, kapur tohor, kapur padam, bahan bangunan, dan industri lain seperti  industri baja, kertas, pupuk, keramik, cat, dan lain-lain Pada umumnya masyarakat hanya menjual batu kapur ini dengan keadaan apa adanya, artinya penjualannya masih dalam bentuk  bahan tambang (Run of Mine), sehingga harganya pun murah.

Pemanfaatan batu kapur untuk Industri peleburan logam

Pada bidang industri metalurgi (peleburan logam), batu kapur (CaCO3) merupakan bahan tambang yang dipakai sebagai fluks (bahan pengikat pengotor logam/ terak). Pengumpanan kedalam tanur peleburan dilakukan bersama-sama dengan komponen bahan baku dan bahan bakar.  Batu kapur ini akan terurai menjadi kapur bakar (CaO) pada temperatur kurang lebih 9500 C. Kapur bakar (CaO) inilah yang berfungsi sebagai bahan pengatur kebasaan terak, sehingga pada setiap proses peleburan selalu dibutuhkan batu kapur. Di dalam industri metalurgi, dilakukan proses secara terpisah yaitu proses kalsinasi dengan tanur kalsinasi tersendiri untuk menghasilkan CaO. Keuntungannya adalah proses dapat menggunakan bahan bakar yang murah untuk pembakarannya dan tentunya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Teknologi penguraian batu kapur merupakan teknologi yang sederhana dan mudah dikuasai. Tanur kalsinasi ini juga dapat dibuat dengan sederhana dan murah.

 Kandungan:  CaO:51-59%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *